Minggu, 23 September 2012

RPP TEKNIK


 




NAMA                              : FITRI HARIYANTI
NIM                                  : 5102131005
MATA KULIAH               : PERENCANAAN PENGAJARAN

CONTOH RPP TEKNIK
SEKOLAH                          : SMK NEGERI
PROGRAM KEAHLIAN    : TEKNIK ELEKTRONIKA
KELAS / SEMESTER          : X / GENAP

A.      Standard Kompetensi : Mengetahui sifat – sifat ideal op-amp dan gambar dari sebuah op-amp
B.      Kompetensi Dasar : Mengidentifikasi kondisi setiap peralatan dan disetiap peralatan penguat operasional
C.      Indicator :
1.       Symbol op-amp digambarkan sesuai prosedur dengan benar
2.       Komponen op-amp diidentifikasi secara tepat
3.       Menjelaskan pengertian op-amp
4.       Menjelaskan cara kerja dari op-amp
5.       Menjelaskan sifat-sifat ideal op-amp dengan baik dan benar
D.      Tujuan Pembelajaran :
1.       Siswa dapat mengetahui symbol dari sebuah op-amp dan siswa dapat menggambarkannya
2.       Siswa akan dapat mengedentifikasi op-amp
3.       Siswa dapat mengetahui pengertian dari op-amp apabila ditanya oleh guru
4.       Siswa akan menjelaskan cara kerja op-amp apabila ditunjukan op-amp dengan baik
5.       Siswa akan mengetahui tentang sifat-sifat ideal dari op-amp
E.       Strategi Pembelajaran :
1.       Ceramah
2.       Tanya jawab
3.       Perentasi
F.       Sumber Belajar :
1.       Moddul belajar “ Elektronika Daya”
2.       Internet
G.     Alat dan Bahan :
1.       Laptop
2.       Op-amp
H.      Kegiatan Belajar Mengajar :
                                Pertemuan pertama  ( 2x45 menit )
                                Urutan Kegiatan Intruksional metode waktu
                                Pendahuluan ; deskripsi singkat tetang mata pelajaran
                                Penguat operasional atau op-amp ( dari kata operational ampliyer ) adalah penguat differensial dengan dua masukan dan satu keluaran yang mempunyai penguat tengangan yang amat tinggi, yaitu dalam prde 105.
                                Ceramah bahan ajar ( 1 menit )
                                Menjelaskan tentang beberapa sifat ideal op-amp adalah sebagai berikut :
1.       Penguat lingkar terbuka tak terhingga atau Av,ib = ∞
2.       Hambatan keluaran lingkar terbuka adalah nol atau Ro,ib = 0
3.       Hambatan masukan lingkar terbka tak terhingga atau Ri,ib = ∞
4.       Lebar pita tak terhingga, atau ∆f = f2 – f1 =∞
5.       Nisbah penolakan modus bersama (CMMR ) = ∞

               
                Pengujian Uraian :
1.       Guru meminta siswa untuk membuka modul dengan materi tentang op-amp
2.       Guru menjelaskan tentang materi op-amp serta gambar dari sebuah op-amp dan dapat menggunkan media presentasi
3.       Siswa menyimak dan dapat mencatat materi
4.       Guru memberikan op-amp kepada siswa
5.       Siswa menyimak dan memahami
6.       Siswa dipersilahkan untuk bertanya kepada guru
7.       Siswa dapat memberikan pertanyaan – ceramah

Tanya jawab – Modul “Elktronika  Daya “

Media presentasi (7 menit )
Guru memberitahu kepada siswa pemakaian op-amp meliputi dibidang apa saja dan guru mempersilahkan siswa untuk meneruskannya.

Tanya jawab gambar (2 menit )

Latihan :
Apa kepanjangan dari op-amp?
Jawab : operational ampliyer

                Penutup, test formatif dan umpan balik
1.       Jelakna pengertian dari op-amp?
2.       Coba anda gambarkan op-amp?
3.       Sebutkan sifat-sifat ideal op-amp?
4.       Sebutkan pemakaian op-amp meliputi dibidang apa saja?


Jawaban :
1.       Op-amp adalah penguat differensial dengan dua masukan dan satu keluaran yang mempunyai penguatan tegangan yang amat tinggi, yaitu dalam orde 105.
2.       Gambar op-amp


 









3.       Sifat- sifat ideal op-amp adalah sebagai berikut :
Penguat lingkar terbuka tak terhingga atau Av,ib = ∞
Hambatan keluaran lingkar terbuka adalah nol atau Ro,ib = 0
Hambatan masukan lingkar terbka tak terhingga atau Ri,ib = ∞
Lebar pita tak terhingga, atau ∆f = f2 – f1 =∞
Nisbah penolakan modus bersama (CMMR ) = ∞

4.       Pemakaian op-amp amatlah luas meliputi bidang elektronika audio, pengatur tegangan dc, penyearah posisi, pengubah analog ke digital dan pengubah digital ke analog, pengelah isyarat seperti cuplik tahan, penguat pengunci, pengintegral, kendali otomatik, computer analog, elektronika nuklir dan lain lain.

Rabu, 13 Juni 2012

Penggunaan dan Pengaturan Motor Listrik

BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Pada era industri modern saat ini, kebutuhan terhadap alat produksi yang tepat guna sangat diperlukan dapat meningkatkan efisiensi waktu dan biaya. Sebagian besar alat industri dan rumah tangga menggunakan tenaga listrik sebagai energi penggerak utamanya. Penggunaan motor AC (Alternating Current) atau arus bolak-balik satu phasa saat ini banyak digunakan diberbagai aplikasi. Salah satu penggunaan motor AC yang
sering ditemui yaitu terdapat diperabotan rumah tangga berupa mesin cuci dan peralatanperalatan
yang serig dijumpai dalam rumah seperti kipas angin, AC, dan yang lainnya. AC motor induksi adalah motor yang paling umum yang digunakan dalam sistem kontrol gerak industri, serta home appliances powered utama. Sederhana dan kasar desain, murah, pemeliharaan rendah dan sambungan langsung ke sumber listrik AC adalah keuntungan utama AC induksi motor. berbagai jenis motor induksi AC yang tersedia di pasar. motor yang berbeda cocok untuk berbeda aplikasi. Meskipun motor induksi AC lebih mudah untuk desain dari motor DC, kecepatan dan torque kontrol dalam berbagai jenis motor induksi AC memerlukan pemahaman yang lebih besar dari desain dan karakteristik motor tersebut.Selenkapnya Baca disini

Rabu, 06 Juni 2012

PENGAMANAN TRANSFORMATOR



NAMA                                      : FITRI HARIYANTI
NIM                                          : 5102131005
MATA KULIAH                       : SISTEM PROTEKSI TENAGA LISTRIK
Abstrak
Transformator adalah suatu alat listrik yang dapat memindahkan dan mengubah energi listrik dari satu atau lebih rangkaian listrik ke rangkaian listrik yang lain, melalui suatu gandengan magnet dan berdasarkan prinsip induksi elektromagnet. Pada umumnya transformator terdiri atas sebuah inti, yang terbuat dari besi berlapis, dan dua buah kumparan, yaitu kumparan primer, dan kumparan sekunder. Rasio perubahan tegangan akan tergantung dari rasio jumlah lilitan pada kedua kumparan itu. Biasanya kumparan terbuat dari kawat tembaga yang dibelit seputar “kaki” inti transformator.
Pada suatu sistem transmisi yang efisien, penyaluran tenaga listrik secara terus menerus tanpa terputus adalah suatu hal yang mutlak. Akan tetapi adakalanya dapat terjadi kerusakan pada transformator yang dipakai pada sistem transmisi tersebut, dimana hal tersebut akan mengganggu penyaluran listrik. Oleh karena itu harus dilakukan tindakan antisipasi agar penyaluran listrik dapat terus berjalan sementara sebelum transformator yang rusak tersebut diperbaiki atau diganti. Contohnya, dapat terjadi kerusakan pada salah satu belitan fasa pada transformator tiga fasa, yang dapat menyebabkan terputusnya aliran listrik untuk sementara. Pada kondisi darurat seperti ini, transformator yang rusak tersebut masih dapat dipergunakan walau hanya dua fasa saja yang dapat bekerja. Kedua fasa yang masih baik tersebut dapat dipakai dengan cara menghubungkannya dengan mempergunakan hubungan Open-Delta, dimana dengan memakai hubungan ini tegangan tiga fasa dapat terus disalurkan meskipun transformator hanya memiliki dua buah fasa yang dapat bekerja dan satu fasa yang lain dalam keadaan rusak. Selenkapnya Baca disini

PENGAMAN GENERATOR


PENGAMAN GENERATOR
NAMA                   : FITRI HARIYANTI
NIM                       : 5102131005
MATA KULIAH    : SISTEM PROTEKSI TENAGA LISTRIK
Abstrak
            Generator yang terhubung dengan system transmisi ekstra tinggi 500 kV, yang menyebabkan generator lebih sering terjadi gangguan. Oleh karena itu untuk menjaga kelangsungan pelayanan energy listrik kepada konsumen diperlukan pengaman yang baik untuk generator sehingga tidak sampai terjadi kesalahan, atau secepat mungkin dapat diketahui jika terjadi gangguan.
            Pengaman terhadap generator yang baik dapat diperoleh juga dengan memasang LA ( Lighting Arester) dan relay jarak terhadap saluran transmisi. Dengan melakukan setting yang tepat antara relay proteksi transmisi dengan relay proteksi digenerator, akan terjadi kerjasama yang baik antara relay proteksi, sehingga bila terjadi gangguan pada saluran transmisi tidak akan membahayakan generator dengan demikian akan diperoleh system pengaman yang selektif, cepat dan handal.
            LA ( Lighting Arester ) juga digunakan untuk mengamankan generator dengan cara membatasi atau membocorkan arus ketanah, sehingga tegangan residual yang diimbaskan dari trafo ke terminal generator masih dapat ditahan.Selengkapnya bisa di download disini

Senin, 21 Mei 2012

Sistem Tiga Fasa Seimbang

Diagram fasor sumber tiga fasa
 
Sumber terhubung Y
Keadaan Seimbang

 Van = Vbn = Vcn = 0
 Van = Van < 0
 Vbn = Vbn < -120
 Vcn = Vcn < - 240